Selasa , 20 Januari 2009

Akhirnya hari ini aku ke Klinik Laktasi yang ada di RS.St.Carolus, setelah hanya berminggu-minggu hanya baca, baca ,baca, browsing, browsing, browsing artikel n tanya-tanya temen yang berhasil ASIX n IMDnya, sampe ikutan milis…hehehehe, hari ini aku berkonsultasi langsung mengenai IMD, ASIX de-el-el, lengkap pokoknya sampe ke cara perawatan payudara waktu hamil, dan setelah menyusui.

Beberapa Hal yang aku dapet dari Klinik Laktasi :

  1. IMD sangat bagus untuk perkembangan bayi selanjutnya, terutama pengenalan makanan pertama bayi dari tubuh Ibu sendiri, kata suster Bayi kan anak manusia, bukan anak sapi….hehehehe.
  2. ASIX, diberikan secara ekslusif selama 6 bulan, tanpa pemberian makanan apapun, entah itu air putih, madu, bubur, atau biskuit sekalipun.
  3. Pemberian ASI dilakukan sampai usia 2 tahun, dengan MPASI ( Makanan Pendamping ASI ) setelah usia 6 bulan ke atas.
  4. Apabila ibu bekerja, pemberian ASI ga boleh pake DOT!!!, hanya boleh pake cangkir ASI atau cangkir yang bermulut lebar, atau disendokkin.
  5. NO SUFOR ( SUSU FORMULA ), DOT N EMPENG!!!
  6. Perawatan Payudara selama hamil sangat dianjurkan agar puting Ibu siap pakai atau siap menyusui, selain itu agar puting ibu lebih lentur, jadi waktu dihisap bayi ga keras sehingga bayi merasa nyaman dalam menyusui. ( Dilakukan dengan cara pemijatan dan pembersihan )
  7. Perawatan Payudara setelah lahir, atau selama menyusui sangat dianjurkan untuk menjaga kelenjar-kelenjar yang terdapat di payudara ibu. ( Dilakukan dengan cara pemijatan dan pembersihan )
  8. Menyusui minimal 20 Menit setiap harinya, dengan mulut bayi secara keseluruhan masuk sampai ke bagian Aerola kita.

Ni…cara perawatan payudara yang dianjarkan di Klinik Laktasi St.Carolus :

1.Breast Massage during pregnancy (starting from 32 weeks and up)

  1. Cuci Tangan hingga bersih
  2. Kompres puting dgn kapas/kain/tissue bersih yg sudah dibasahi dengan minyak kelapa/zaitun selama 5-10 menit.
  3. Bersihkan puting dan aerola dengan kain/kapas/tissue tersebut. Untuk daerah puting bersihkan dengan teliti dan tekan-tekan hingga kotoran dan sel-sel mati ikut terangkat. Ini berguna untuk menbuka pori-pori puting sehingga ASI kelak bisa mengalir lancar dan tidak mampet. Jika puting mampet, kondisi ini akan berbahaya karena akan menimbulkan pembengkakan pada kelenjar susu ( mastitis ).
  4. Tarik puting, kemudian puntir ke arah dalam. Lakukan hingga 30 kali. Ini berguna untuk melembutkan puting sehingga saat bayi menyusu, lidah bayi yang lembut tidak akan teriritasi oleh puting ibu yang masih keras.
  5. Kompres kedua payudara dengan waslap yang direndam dalam air hangat. Diamkan hingga waslap terasa dingin. Ulangi sebanyak 3 kali.

2. Breast Massage After Giving BirtH

  1. Cuci tangan hingga bersih
  2. Lumuri tangan dan payudara dengan minyak kelapa/zaitun hingga rata
  3. Letakkan kedua telapak tangan di kedua belah payudara bagian dalam. Putar tangan ke arah luar hingga mengarah kembali ke bawah payudara. Kemudian sentakkan perlahan. Lakukan ini 30 kali.
  4. Letakkan tangan kiri menyangga payudara kiri. Kemudian, jari telunjuk, tengah dan kelingking tangan kanan disatukan dan dipijatkan ke arah puting dengan gerakan spiral. Rasakan kelenjar air susu yang bergerindil di bawah jemari Anda. Gerakan ini dilakukan merata dari seluruh bagian payudara kiri menuju arah puting kiri.
  5. Lakukan gerakan serupa untuk payudara kanan. Gerakan ini dilakukan di masing-masing payudara sebanyak 30 kali dengan tujuan untuk melancarkan dan melarutkan lemak-lemak dalam kelenjar air susu.
  6. Lakukan gerakan yang mirip dengan gerakan nomor 3 & 4 , namun kali ini gunakan telapak tangan. Ulangi sebanyak 30 Kali.
  7. Kompres kedua payudara dengan waslap yang direndam dalam air hangat dan dingin. Lakukan secara bergantian, 3 Kali dengan air hangat , 2 Kali dengan air dingin , selang-seling.

Note:

  • Minyak kelapa/zaitun bisa diganti dengan baby oil. Klinik laktasi Carolus memilih minyak kelapa/zaitun karena kedua jenis minyak tumbuhan tersebut jarang menimbulkan reaksi alergi pada tubuh.
  • Kedua jenis pijat ini dilakukan dua kali setiap hari, sebelum mandi pagi dan mandi sore.
  • Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Klinik Laktasi RS St Carolus di 3154187, 3904441 ext 2271. Klinik ini buka Senin – Jumat pukul 08.00 – 13.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00 – 10.00 WIB, kecuali hari libur/tanggal merah. Untuk konsultasi dengan bidan, biaya yang dikenakan sebesar Rp 92.000 ( Total Keseluruhan ).
  • Setelah melahirkan, disarankan untuk kembali ke Klinik Laktasi. Kali ini, ibu akan diajari cara dan posisi menyusui bayi dengan benar. Atau jika tidak, bagi ibu-ibu bekerja, disarankan untuk mengunjungi klinik tersebut 2-3 minggu sebelum kembali kerja. Bidan dan suster akan memberikan konsultasi tentang cara memerah dan menyimpan ASI untuk stok minum bayi selama ibu bekerja. Mereka juga akan mengajarkan pengasuh bayi untuk memberikan ASI perahan (ASIP) kepada bayi dengan sendok atau baby cup feeder.

Gitu Deh ceritaku hari ini, pengalaman ke Klinik Laktasi. Sekarang jauh jauh jauh lebih PeDe dan Legaaaa banget…😉. Tinggal nunggu lahiran…🙂.