Akhirnya setelah Jalan-jalan, Jalan-jalan, dan Jalan-jalan yang aku lakuin di seputaran rumah…..kontraksi yang kunanti tak kunjung datang…..😦. Dan perjalanan panjang ini dimulai…

Rabu, 04 Februari 2009

Aku kontrol lagi ke dokter, dateng pagi dan langsung disuruh melakukan CTG sama suster ( berdasarkan instruksi dokter dibuku kesehatan ). Hasilnya? Kontraksi aku masih dengan keadaan yang sama seperti hari -hari sebelumnya….😦. Lalu keruangan praktek dokter, dan dokter bilang aktivitas Dede dah mulai menurun sementara kontraksi yang aku alami belum besar juga…dan dokter memutuskan agar aku dirawat n diobservasi….:-(. Perasaan udah ga karuan dan airmata mulai berdatangan. Ya Allah berikan yang terbaik padaku….Amiin. Di kamar perawatan aku rajin jalan-jalan lagi….

Kamis, 05 Februari 2009

Paginya aku langsung dibawa ke Kamar Bersalin….Di CTG lagi….Hasilnya? Masih sama dengan hari kemarin… dan akhirnya aku diinduksi, selama 6 Jam diinduksi ( kata dokter Induksi maksimal ) sampai kira-kira jam 2 Siang, Mules-mules yang kata orang sakit banget kalo diinduksi tak kunjung datang juga…Perasaan lagi-lagi drop, airmata……kalut. Hingga…..pada jam 3 Sore, dokter memutuskan agar aku di CESAR….terus terang aku amat sangat mengharapkan melahirkan dengan cara Normal…..dan aku sangat takut dengan yang namanya Operasi….Perasaan terus drop dan tambah kalut….Alhamdulillah di saat-saat sulit, suamiku selalu mendampingi…

Aku menjalani operasi CESAR pukul 5.30 sore, masuk ruang operasi suasana hati masih terus berkecamuk….aku berusaha menenangkan diri…sampai dibius lokalpun, aku masih tegang…sampai dokter di ruang operasi berusaha menenangkan aku….hingga…..

Pukul 6 Sore Tepat, Lahirlah buah hatiku tercinta : “HAIDAR MUSYAFFA KHAIRULLAH”…. dengan Berat : 3,3 Kg Panjang : 49 Cm.

Ya Allah, Alhamdulillah aku telah menjalani operasi ini dengan selamat…..tapi ketakutan itu masih kian terasa…aku merasakan nafasku terasa sesak, rasanya seperti berada di perbatasan antara sadar dan tidak sadar….hidup dan mati…, mungkin karena aku terlalu ketakutan ya…karena dokter bilang kondisiku baik-baik saja. Selama berada di ruang observasi 2 jam, tak hentinya kulafalkan kalimat-kalimat Allah…dan waktu kurasakan amat lambat…..

Akhirnya waktu di ruang observasi selesai juga….walau kaki kebawah masih terasa baal, tapi perasaanku jauh lebih baik….dan akhirnya aku bisa bertemu dengan suamiku, bapak dan ibu….

Ya Allah…

Terima kasih telah Kau berikan aku Anugerah dan Kebahagiaan tiada tara dengan lahirnya buah hatiku….